4 Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya jangan ada seorang di antara
kamu yang dianggap ketinggalan, sekalipun janji akan masuk ke dalam
perhentian-Nya masih berlaku. 2 Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama seperti
kepada mereka, tetapi firman pemberitaan itu tidak berguna bagi mereka,
karena tidak bertumbuh bersama-sama oleh iman dengan mereka yang
mendengarnya. 3 Sebab kita yang beriman, akan masuk ke tempat perhentian seperti yang
Ia katakan:
"Sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku:
Mereka takkan masuk
ke tempat perhentian-Ku,"
sekalipun pekerjaan-Nya sudah selesai sejak
dunia dijadikan. 4 Sebab tentang hari ketujuh pernah dikatakan di dalam suatu nas: "Dan
Allah berhenti pada hari ketujuh dari segala pekerjaan-Nya." 5 Dan dalam nas itu kita baca: "Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku." 6 Jadi sudah jelas, bahwa ada sejumlah orang akan masuk ke tempat
perhentian itu, sedangkan mereka yang kepadanya lebih dahulu diberitakan
kabar kesukaan itu, tidak masuk karena ketidaktaatan mereka. 7 Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu "hari ini", ketika Ia
setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan
di atas:
"Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya,
janganlah
keraskan hatimu!"
8 Sebab, andaikata Yosua telah membawa mereka masuk ke tempat
perhentian, pasti Allah tidak akan berkata-kata kemudian tentang suatu
hari lain. 9 Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah. 10 Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri
telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti
dari pekerjaan-Nya. 11 Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu,
supaya jangan seorangpun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan
itu juga.
12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang
bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan
roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan
pikiran hati kita. 13 Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab
segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya
kita harus memberikan pertanggungan jawab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar